Wali Kota: Ajak Tamu Luar Kota Beli Produk Asli Kota Probolinggo

image_pdfimage_print

KANIGARAN – Minggu pagi, (9/9) terlihat masyarakat memenuhi sepanjang jalan Panglima Sudirman Kota Probolinggo. Tenda-tenda pun berjejer rapi mulai dari rumah dinas wali kota sampai ke area Pasar Baru. Berbagai macam nyanyian dan musik tak lupa disetel kencang-kencang, untuk menarik minat masyarakat untuk mendekat. Ya, Pemerintah Kota Probolinggo sedang mengadakan Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) yang kali ini diadakan di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Kanigaran.

Terdapat stan-stan yang cukup menarik perhatian, seperti stan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo. Di stan ini menampilkan Rindi Sufriyanto dan Nandra Eko Wahyudi, atlet asli Kota Probolinggo yang ikut berpartisipasi di ajang Asian Games 2018. Rindi merupakan alet panjat tebing yang mampu meraih medali emas dalam kategori speed climbing beregu dan Nandra merupakan atlet balap sepeda. Kali ini masyarakat bebas untuk berswafoto dengan atlet yang membanggakan ini. “Dengan begini kita merasa lebih dekat dengan atlit kebanggaan Kota Probolinggo, dan juga bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda,” kata salah satu pengunjung yang ikut memenuhi stan tersebut.

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga tak kalah menarik. DLH memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang ingin menukar sampah kresek. “Masyarakat bisa menukarkan satu kilogram sampah kresek dengan satu bungkus kompos,” kata Lina, salah satu staf DLH. Mereka juga tak malu untuk membersihkan sampah yang berserakan dengan membawa sak.

Masih banyak lagi stan yang membuka pelayanan untuk masyarakat, seperti stan Rumah Sakit dr. Saleh yang menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan seperti pengukuran tensi, pemeriksaan gula darah dan konsultasi dokter gratis. Selain itu, tak lupa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendisplay produk-produk unggulan mereka.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dwi Hermanto mengatakan bahwa SPKP kali ini diikuti oleh 64 peserta. “Yang terdiri dari 29 OPD, 4 perbankan, 1 sekolah, dan 30 perusahaan. Selain itu, juga diikuti oleh UKM dan PKL,” katanya.

SPKP kali ini bertemakan “Peningkatan Pelayanan dan Ekonomi Rakyat untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Prestasi Kota”. Wali kota Probolinggo Rukmini mengatakan awal mula dari SPKP telah digagas sepuluh tahun lalu dengan nama Morning on Panglima Sudirman Street (MPS2). “Tetapi tujuannya sama yakni sebagai upaya untuk memberikan kesempatan UMKM untuk memasarkan hasil produknya. Dan tentunya semua itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. 

Maka dari itu, dia berpesan kepada masyarakat untuk lebih menyukai hasil produk UMKM Kota Probolinggo. “Jangan lupa bila ada tamu luar kota, belilah produk UMKM asli Kota Probolinggo, sehingga nantinya produk tersebut akan lebih terkenal,” kata wali kota. (hariyantiagustina)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.