Peingati Hari Santri, Pemkot Gelar Pawai

image_pdfimage_print

KANIGARAN– 22 Oktober ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 4 tahun silam sebagai Hari Santri Nasional. Penetapan ini meneladani jihad para pendahulu dalam bentuk semangat cinta tanah air yang rela berkorban demi bangsa dan negara. Selain itu, juga untuk mengenang jasa pendahulu bahwa kaum santri turut ikut berperan aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan dari tangan penjajah.

Selasa, (22/10), beberapa rangkaian kegiatan guna memperingati Hari Santri ini, Pemerintah Kota Probolinggo mnggelar upacara, pawai, serta pengajian akbar. Siang itu, para peserta pawai sudah memadati sepanjang Jalan Panglima Sudirman sebelum akhirnya di lepas oleh Sekretaris Daerah, Bambang Agus Suwignyo.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kota Probolinggo Mochammad Maskur, menyebutkan pawai pada siang hari itu diikuti sekitar 32 peserta .Terdiri dari unsur Pondok Pesantren, Pelajar dan Organisasi Masyarakat Islam.

Tampak hadir pula mengisi kursi undangan, yakni Wali Kota terpilih periode 2019-2024 Habib Hadi Zainal Abidin. Perwakilan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Probolinggo, Staf ahli dan asisten serta sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah). 

Sekda Bambang dalam sambutannya berharap peringatan Hari Santri Nasional ini menjadi kiprah santri teruji dalam mengokohkan pilar-pilar NKRI berdasarkan Pancasila yang bersendikan Bhineka Tunggal Ika, karena santri berdiri di garda terdepan untuk membentengi NKRI dari berbagai ancaman.

“Santri harus siap mengemban amanah, yaitu amanah kalimatul Haq. Berani mengatakan iya terhadap kebenaran walaupun semua orang mengatakan tidak dan sanggup menyatakan tidak pada kebatilan walaupun semua orang mengatakan iya,” pungkas Sekda. Malinda/Humas

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.